Dari Sang Perawan Suci
"Anakku sayang, saat kamu berada di kaki Salib, doamu paling berdaya, karena disana Aku terdekat denganmu. Di sini Aku mengundangmu untuk memperbarui Konserasi ke Hati KudusKu yang Tak Bernoda. Disini, di Kalvari, Aku menyatukan tentara kecil dan kuat dari jiwa-jiwa korbanKu. Tentara ini akan menaklukkan Setan dan memulai Era Hati KudusKu yang Tak Bernoda. Tentara korban-Ku adalah sebuah kontradiksi bagi orang-orang duniawi yang mencari bukti dan kemuliaan dalam hak mereka sendiri. Lihatlah, bahwa melalui mengkontradasikan Setan, KemenanganKu akan datang. Dan begitu pula, dengan usaha-usahamu yang terkecil, lengkapi KebahagiaanKu dan KemenanganKu. Di kaki Salib, Aku memilih menurut Kehendak Allah untuk meletakkan keberanian keyakinan di hati para prajurit korban-Ku, para rasul korban-Ku. Bawah Pandangannya, Aku meletakkan Berkat Ibuku dalam setiap hati yang mencintai. Di kaki Salib, Aku mengundangmu untuk menjadi korban cinta, seperti Jesus bagi kamu. Mengenali bahwa AnakKu adalah Korban Abadi Cinta di tiap tabernakel dimana Dia disembah dan dipuja; di tiap tabernakel yang ada iman; di setiap tabernakel dunia ini. Aku menyatukan doaku dengan doamu sendiri. Aku mencintaimu hingga ke abad-abad."