Pembela Doa

Pesanan kepada Edson Glauber di Itapiranga AM, Brazil

Jumaat, 14 Disember 2007

Pesanan daripada Our Lady Queen of Peace kepada Edson Glauber di Rome, Itali

Hari ini, saya dan rakan-rakan saya pergi ke Rome untuk menyelesaikan masalah visa bagi Bosnia dan Herzegovina kerana kami akan bepergian ke Medjugorje. Kami berlepas dari Trieste sangat awal dengan kapal terbang supaya dapat tiba di Rome secepat mungkin. Semasa perjalanan, dalam pesawat, saya fikir tentang visi yang Virgin telah beri saya mengenai Vatican dan Basilika St. Peter dengan kubah rosak, dalam api, dan orang-orang bersorak dan menangis. Visi ini sangat mengejutkan saya. Dalam visi itu, Virgin mengungkapkan kepada saya bahawa hal ini akan berlaku pada hari di mana Dataran St. Peter penuh dengan orang ramai, semasa satu peristiwa besar. Saya mula berdoa dan saya mendengar suara Virgin berkata kepadanya:

Saya menyertai kamu dan saya tidak meninggalkan kamu sendirian pada seketika pun. Saya memberkati kamu dan juga memberkati rakan-rakanmu yang menyertai dan membantu kamu. Dengan tangan terangkat, harapkan dengan seluruh hati bahawa berkat-berkat dan anugerah-anugerah yang telah kamu terima daripada Allah, dari saya dan St. Joseph akan dituangkan kuat kepada semua orang di bawah sana di mana pesawat terbang melintasi untuk pengubahan mereka dan penebusan daripada segala kejahatan . Ingatkanlah: jangan takut. Saya sentiasa bersama kamu...

Dengan mengatakan kata-kata ini: Jangan takut. Saya selalu bersama anda , saya bertanya-tanya mengapa Bunda Maria berkata itu kepadaku. Terasa seperti peringatan. Tiba-tiba, saya melihat beberapa setan muncul di sekitar pesawat yang melintas dengan cepat melalui jendela luar dan berputar-putar dalam lingkaran dengan kemarah-mahuan besar. Salah satu setan mengejekku: Apa kamu lakukan disini Edson Glauber? Saya menjawabnya dengan segala kekuatan yang diberikan Tuhan kepadaku: Dengan nama Yesus, saya melarangmu untuk menyebut namaku! Saya sadar bahwa tindakan itu menyebabkan padanya sakit parah dan menghancurkan rencananya, hingga dia mendekati aku secara putus asa dan mencengkeram lengan ku, ingin menariknya agar berhenti, tetapi saya tidak berhenti dan melanjutkan apa yang Bunda Maria minta. Pesawat mulai bergoyang di udara, ia bergetar, karena setan melakukan itu. Teman-teman saya sadari bahwa sesuatu terjadi yang luar biasa, karena kemudian mereka memberitahuku tentangnya. Dia membuat pesawat yang ku naiki hilang. Saya melihat diri sendiri terbang di udara, tanpa apa-apa disekitarku. Dalam visiku, pesawat, orang-orang, dan teman-teman saya menghilang. Aku berada pada saat itu tergantung di udara merasakan angin di wajahku dan melihat segalanya dibawah serta aku jauh di atas, tinggi di langit yang tergantung.Mata hati ku terbang dan takut ingin menguasai aku, tetapi saya menutup mata dan mengenangkan kata-kata Bunda Maria: Jangan takut. Saya selalu bersama anda... Aku memanggil darah Yesus dan St. Michael dan setan pergi dengan yang lain berteriak dalam putusan dan penderitaan, dan segalanya kembali normal seperti semula. Saya melihat pesawat lagi, orang-orang dan teman-teman saya. Ini adalah pertempuran mengerikan, aku tidak pernah pikir akan melalui ini. Ketika pesawat tiba di Roma, Bunda Maria berkata kepadaku: Begitulah putraku: kita hidup dalam zaman perang besar, perang antara baik dan jahat, cahaya melawan kegelapan. Dan tiada siapa yang menyadarinya, tidak peduli tentang penyelamatan mereka dan ini membuat aku sangat sedih. Katakan kepada semua orang apa yang kamu alami dan lihat supaya mereka memutuskan kembali untuk mengikuti jalan Tuhan, hidup dalam perubahannya dan menolak segala kejahatan.

Sumber-sumber:

➥ SantuarioDeItapiranga.com.br

➥ Itapiranga0205.blogspot.com

Tekst di laman web ini telah diterjemahkan secara automatik. Sila maafkan sebarang kesilapan dan rujuk kepada terjemahan Bahasa Inggeris